Tag Archives: inklusi

Penandatanganan MoU antara Kredit Pintar dan BPR Bali.

Bentuk kerja sama antara perusahaan fintech bersama bank perkreditan rakyat ini nantinya akan menyediakan akses pembiayaan bagi perorangan maupun sektor produktif.

Read more

Wisely di Fintech Exhibition Samarinda

Sebagai usaha mendukung AFPI dan OJK untuk mendorong ekonomi inklusif di seluruh Indonesia, Kredit Pintar turut hadir dalam Fintech Exhibition Samarinda.

Read more

Penghargaan Reliable Financial Technology ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan Kredit Pintar.

Read more

Stevie Award - PT Kredit Pintar Indonesia

Jakarta, 15 Juli 2019 – Sebagai salah satu platform layanan keuangan daring terdepan di Indonesia, baru-baru ini PT Kredit Pintar Indonesia mendapatkan penghargaan di ajang Asia-Pacific Stevie® Awards 2019, yang digelar 31 Mei 2019 lalu di InterContinental Hotel di Singapore. Dalam salah satu ajang paling bergengsi di dunia ini, PT Kredit Pintar Indonesia berhasil menyabet penghargaan Silver Award: The Rise of AI on promoting Financial Inclusion untuk kategori Innovation in Consumer Products & Services. Penghargaan ini berhasil didapatkan PT Kredit Pintar Indonesia atas usahanya dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menganalisis data calon nasabahnya. Mekanisme kerja teknologi AI dalam layanan Kredit Pintar sebagai berikut: Awalnya, calon nasabah mengisi data personal lalu kemudian melakukan swafoto bersama Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dari data tersebut, AI yang dimiliki Kredit Pintar mampu menganalisis KTP dengan wajah calon nasabah untuk penilaian yang dapat menentukan jumlah pinjaman juga tingkat kesuksesan dalam pembayaran tepat waktu dan pengembalian. Wisely Wijaya, Co-Founder &…

Read more

Hari Pendidikan Nasional Berikan Edukasi Literasi Keuangan Untuk Anak!

Untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional 2019, mari kita bahas topik yang jarang didiskusikan dalam dunia pendidikan anak, yaitu edukasi literasi keuangan.

Read more

pengguna-pinjaman-dana-online-bijak

Pinjaman dana online yang disediakan oleh banyak perusahaan Fintech mampu memberi banyak dampak positif terhadap para penggunanya. Meski begitu, kamu pasti sering melihat pemberitaan yang menyebutkan kalau layanan fintech tertentu merugikan pengguna. Padahal, keberadaan fintech penyedia pinjaman dana online murni untuk memudahkan hidup masyarakat—dalam usaha meningkatkan indeks inklusi keuangan Indonesia. Agar tidak dirugikan saat menggunakan layanan fintech, kamu perlu paham bagaimana caranya jadi pengguna pinjaman dana online yang baik. Pentingnya jadi pengguna pinjaman dana online yang baik adalah: Lebih berhati-hati saat menggunakan layanan pinjamannya. Supaya Kamu tidak dirugikan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, maupun tidak merugikan diri sendiri. Agar pengajuan pinjamanmu selalu disetujui. Agar pinjaman yang diajukan bisa efektif dan tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhanmu. Nah, begini langkah menjadi pengguna pinjaman dana online yang baik dan bertanggung jawab: 1. Pahami dan bandingkan berbagai produk pinjamannya Sekarang sudah ada 99 perusahaan fintech yang menawarkan layanan pinjaman dana online yang bisa…

Read more

Cashless Society, Perekonomian yang Lebih Baik Tanpa Uang Tunai

“Pakai aplikasi payment X ya, biar dapat cashback.” Kalimat tersebut semakin sering terdengar seiring dengan berkemangnya cashless society dalam lingkunan perekonomian Indonesia. Transaksi non-tunai yang jadi gerakan utama dalam cashless society nampaknya mendapat berbagai respon dari masyarakat, yang mayoritasnya merespon dengan positif. Buktinya semakin banyak masyarakat yang membayar menggunakan kartu kredit maupun debit di pusat perbelanjaan, seluru tol di Indonesia sudah menggunakan e-money untuk pembayarannya, dan semakin banyak juga pedagang kaki lima yang menyediakan QR code yang bisa di-scan oleh beberapa aplikasi mobile payment. Mudahnya, cashless society hanya melibatkan beberapa komponen utama: e-money, pengguna, perusahaan maupun lembaga penyedia e-money dan pemerintah yang mengatur regulasinya. Meski demikian, cashless society bukan hanya soal peralihan uang tunai ke uang digital, atau penggunaan kartu kredit dan debit untuk melakukan transaksi. Ada lebih banyak hal yang ditawarkan dari tren transaksi non-tunai ini. Bagaimana cashless society berjalan? Di Indonesia, gerakan cashless society sebenarnya bukan hal yang…

Read more

Target Keuangan Inklusif 2019, Bagaimana Perkembangannya

Seperti dalam mendapatkan layanan kesehatan yang baik, mendapatkan layanan keuangan yang layak juga merupakan hak setiap orang. Orang-orang yang sudah mendapatkan akses keuangan yang mencakup layanan menabung, layanan pinjaman, asuransi dan investasi. Meski begitu masih banyak orang yang berada di luar ‘area kenyamanan’ ini. Orang-orang yang belum mendapat akses ke layanan keuangan yang layak masuk ke dalam kategori the bottom of the pyramid atau the unbanked. Kategori ini merujuk kepada tingkat keuangan inklusif Nasional. Semakin banyak orang yang tercatat belum memiliki akses keuangan yang baik, semakin rendah pula tingkat keuangan inklusif di suatu negara. Di Indonesia sendiri, pencatatan tingkat keuangan inklusif yang terakhir pada tahun 2016 yang menyebutkan angka inklusi keuangan sebesar 67,8%, meningkat dari 59,7% pada tahun 2013. Pemerintah Indonesia pun mengambil upaya dalam peningkatan angka ini dengan menetapkan target peningkatan inklusi dan literasi keuangan hingga angka 75% yang harus tercapai pada tahun 2019. Pemerintah pun optimis akan mencapai…

Read more

Ibu-Ibu Bersatu! Makin Melek Finansial Agar Tidak Kena Tipu

“Marilah hai semua rakyat Indonesia membangun sgera. Membangun kluarga yang sejahtera.” – Mars PKK, Soemanto Lagu mars PKK yang sedikit dikutip di atas selalu dinyanyikan oleh ibu-ibu saat perkumpulan PKK. Karena memang ibu-ibu sebagai sumber penggerak keluarga yang sejahtera perlu saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Salah satu caranya adalah dengan melek finansial. Tapi bener nggak sih kalau mayoritas ibu rumah tangga itu masih belum melek finansial? Melek finansial itu penting, terutama bagi para Ibu yang memegang peran sebagai pengelola keuangan keluarga. Pemerintah pun terus mendorong pemerataan literasi keuangan bagi seluruh warga Indonesia. Data menunjukkan kalau sampai saat ini baru 31% orang indonesia yang memiliki literasi keuangan yang baik. Pemerintah pun masih terus mendorong angka ini agar terwujud pemerataan literasi keuangan karena memang punya manfaat yang baik demi memperbaiki kondisi keuangan keluarga Indonesia. Familiar dengan produk-produk keuangan Dengan melek finansial, ibu-ibu bisa lebih familiar dengan berbagai produk keuangan yang…

Read more

Kredit Pintar Sosialisasikan Financial Technology Untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan_2

Denpasar — Perusahaan financial technology yang semakin menjamur di Indonesia dilihat Pemerintah sebagai alat untuk membantu meningkatkan indeks inklusi keuangan di Tanah Air. Data dari INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) menunjukkan bahwa industri financial technology meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar Rp25,97 triliun baik secara langsung maupun tidak langsung. Ini menunjukan bahwa industry financial technology turut berperan sebagai pendorong ekonomi secara makro di Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan financial technology yang bergerak di bidang peer to peer lending, Kredit Pintar ikut menyukseskan program pemerintah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Buktinya, baru-baru ini Kredit Pintar turut berpartisipasi dan menjadi salah satu sponsor utama dalam acara Fintech Days Bali 2018 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan didukung oleh Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) pada tanggal 25 – 27 Oktober 2018 di Kuta. Menurut Vice President PT Kredit Pintar Indonesia, Boan Sianipar Kredit Pintar yang baru mulai…

Read more

10/19