Perbandingan Syarat Pengajuan Pinjaman Tunai dari 5 Sumber Pinjaman

Perbandingan Syarat Pengajuan Pinjaman Tunai dari 5 Sumber Pinjaman

Pinjaman tunai selalu diperlukan masyarakat, baik untuk keperluan yang sifatnya mendadak maupun yang sudah direncanakan. Untuk menyesuaikan kebutuhan yang harus dipenuhi, ada 5 sumber pinjaman tunai yang bisa dimanfaatkan. Artikel ini akan membandingkan syarat pengajuan pinjaman dari 5 sumber pinjaman tunai tersebut sebagai bahan pertimbangan sebelum mengajukan pinjaman.

Pegadaian

Sebagai perusahaan BUMN Indonesia yang bergerak dalam bidang penyaluran kredit berdasarkan hukum gadai, pegadaian sudah dikenal sejak lama sebagai tempat untuk meminjam uang. Untuk mendapatkan pinjaman uang dari pegadaian perlu barang berharga sebagai jaminan, atau yang kita kenal dengan proses menggadaikan barang. Barang berharga yang jadi jaminan bisa apa saja, mulai dari perhiasan, barang elektronik, furnitur rumah, maupun surat berharga. Pinjaman yang bisa didapatkan berkisar dari Rp 50 ribu hingga lebih dari Rp 500 juta.

Pegadaian memiliki berbagai produk pinjaman yang bisa dimanfaatkan, tentunya dengan syarat pengajuan pinjaman yang berbeda-beda pula.

Kredit Cepat Aman (KCA)

Produk KCA adalah produk gadai yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh nasabah untuk berbagai keperluan, baik konsumtif maupun produktif. Di KCA, nasabah bisa mendapatkan pinjaman mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 500 juta, tergantung agunan yang diajukan nasabah. Dari jangka waktu pinjaman, KCA hanya menyediakan tenor maksimal selama 120 hari (4 bulan) namun dapat melakukan perpanjangan dengan hanya membayar sewa modal atau bisa disebut dengan mengangsur sebagian uang pinjaman. Kelebihan lainnya, pelunasan pinjamannya bisa dilakukan kapan saja, atau tidak harus menunggu sampai tanggal jatuh tempo tiba. Syarat pengajuan pinjaman KCA seperti:

    • Fotokopi KTP atau identitas resmi lainnya
    • Menyerahkan barang jaminan
    • Untuk kendaraan bermotor membawa BPKB dan STNK asli
    • Nasabah menandatangani Surat Bukti Kredit (SBK)

Kredit Angsuran dengan Sistem Gadai (Krasida)

Produk Krasida khusus diperuntukan para pelaku UMKM untuk pengembangan usaha mereka. Dengan Krasida, nasabah akan menerima pinjaman tunai dengan sistem pembayaran kredit. Agunan yang diajukan dibatasi emas dan kendaraan bermotor dengan pinjaman yang ditawarkan dari rentang 1 juta hingga maksimal 250 juta. Jangka waktu pinjaman Krasida juga fleksibel dengan pilihan waktu 3, 6, dan 12 bulan. Syarat pengajuan pinjaman di produk krasida adalah seperti berikut:

    • Fotokopi KTP dan KK (Kartu Keluarga).
    • Menyerahkan dokumen berupa surat keterangan usaha dari kelurahan, serta surat pendukung lainnya.
    • Menyerahkan jaminan atau agunan.
    • Semua surat menyurat jaminan harus ditunjukkan ke pihak lembaga gadai untuk dicek kebenarannya.

Kredit Angsuran Sistem Fidusia (Kreasi)

Produk Kreasi mirip dengan produk Krasida yang hanya melayani nasabah UMKM, bedanya dalam agunan, jenis usaha, serta jangka waktunya saja. Agunan yang diajukan bisa dengan BPKB kendaraan saja. Lalu persyaratan pengajuan lainnya, usaha yang dimiliki sudah berjalan minimal 1 tahun di buktikan dengan surat pernyataan dari kecamatan setempat. Kelebihannya, jangka waktu yang didapatkan nasabah lebih lama, yaitu 12, 18, 24, hingga 36 bulan dan dapat dilunasi kapan saja. Syarat pengajuan pinjaman di krasida antara lain:

    • Memiliki usaha yang memenuhi kriteria kelayakan serta telah berjalan 1 (satu) tahun
    • Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan Surat Nikah (jika sudah menikah)
    • Menyerahkan dokumen yang sah
    • Menyerahkan dokumen kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB asli, fotocopy STNK dan Faktur Pembelian)

Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam juga dikenal luas di masyarakat Indonesia sebagai penyedia layanan pinjaman tunai. Dulu koperasi memang berfokus pada sistem keanggotaannya, dengan kata lain hanya melayani simpan dan pinjam uang kepada angotanya. Seiring perkembangannya demi mengikuti kebutuhan persaingan usaha, koperasi menyediakan layanan pinjaman yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik anggota maupun non-anggota. Agar lebih mudah mengajukan pinjaman ke koperasi simpan pinjam, ketahui dulu syarat menjadi anggota di sebuah KSP:

    • Berstatus sebagai anggota koperasi atau calon anggota koperasi;
    • Mengisi formulir pinjaman;
    • Foto Copy KTP suami istri jika sudah menikah;
    • Foto Copy KK, Rekening listrik, Slip gaji dan juga Agunan.

Setelah itu, anggota bisa mengajukan pinjaman dengan memenuhi syarat-syarat berikut:

    • Melengkapi pengajuan dana pinjaman dengan cara mengajukan proposal tujuan penggunaan dana, misalnya untuk modal usaha atau lainnya;
    • Pengurus koperasi nantinya akan mempertimbangkan proposal pengajuan pinjaman kamu sesuai prosedur pinjaman yang sudah ditentukan sebelumnya;
    • Jika pengajuan pinjaman yang kamu ajukan disetujui, maka pencairan pinjaman dan lama pengembalian akan disesuaikan berdasarkan kesepakatan yang telah dituangkan dalam akad pinjaman koperasi.

Keuntungan pinjam uang di koperasi simpan pinjam adalah bunga yang terbilang rendah bagi para anggotanya. Selain itu, anggota koperasi juga mendapat pembagian hasil usaha koperasi yang diberikan secara tahunan.

Kredit Multiguna

Kredit multiguna adalah fasilitas pinjaman tunai yang bisa didapatkan dengan mengajukan agunan sebagai syarat pengajuan pinjamannya. Penyedia kredit multiguna berasal dari bank maupun perusahaan multifinance. Agunan kredit multiguna bisa berupa surat berharga seperti BPKB kendaraan bermotor, sertifikat tanah dan bangunan, sertifikat kepemilikan deposito maupun SK pegawai. Syarat umum pengajuan pinjaman melalui kredit multiguna meiputi:

    • Minimal usia peminjam 21 tahun, dan maksimal 55 tahun hingga 60 tahun saat pelunasan pinjaman.
    • Memiliki penghasilan minimal yang ditetapkan oleh kebanyakan bank sebesar 3 juta per bulan.
    • Agunan yang berupa tanah, rumah, kendaraan bermotor, bilyet deposito maupun SK kepegawaian.
    • Dokumen wajib seperti formulir aplikasi pinjaman, fotokopi KTP/KITAS (bagi yang sudah menikah), fotokopi KK, fotokopi NPWP, fotokopi Akta Nikah / Akta Cerai /  Akta Kematian (untuk debitur dengan status janda/duda), fotokopi rekening tabungan (3 bulan terakhir) dan masih banyak lagi)

Kelebihan dari kredit multiguna adalah jumlah pinjaman yang lebih besar, tenor yang lebih lama, dan penggunaan pinjaman yang lebih beragam. Bunga yang ditawarkan juga cenderung lebih rendah dari KTA yang ditawarkan dari lembaga keuangan yang sama.

KTA Bank

Bank tidak hanya memiliki fasilitas pinjaman dengan agunan saja, Kredit Tanpa Agunan (KTA) juga bisa didapatkan dari bank. Bagi yang membutuhkan pinjaman dana cepat dengan proses yang mudah, KTA dari bank bisa jadi pilihan. Syarat pengajuan KTA sebagai berikut:

    • Minimal usia debitur 18 tahun, dan maksimal maksimal 55 tahun atau 60 tahun saat pinjaman berakhir.
    • Memiliki penghasilan minimal yang ditetapkan oleh kebanyakan bank sebesar 3 juta per bulan.
    • Kelengkapan dokumen identitas diri (KTP atau Paspor, dan NPWP)
    • Slip gaji bulanan (bagi karyawan), atau data rekening koran (bagi swasta)
    • Kepemilikan kartu kredit dengan limit tertentu (hanya berlaku di beberapa penyedia KTA)
    • Penilaian histori kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
    • Berdomisili di kawasan Jabodetabek, atau kota-kota besar di Indonesia.
    • Memiliki nomor telepon fixed line di rumah (bukan telepon kantor maupun nomor ponsel).

Terlepas dari kemudahannya, KTA dari bank hanya bisa didapatkan dengan nominal maksimal sebesar Rp 50 juta dengan rata-rata bunga pengembalian di atas 1% per bulan atau di atas 12% per tahun.

KTA Online dari Fintech

Seiring kemajuan teknologi, layanan pinjaman yang disediakan perusahaan fintech pun bisa dengan mudah diakses secara online. Layanan pinjaman di fintech menawarkan kemudahan agar bisa diakses oleh masyarakat yang belum tersentuh layanan pinjaman dari lembaga keuangan konvensional lainnya. Selain itu, kecepatan pencairan pinjaman juga jadi unggulan dari pinjaman melalui fintech ini. Besarnya pinjaman yang bisa didapatkan tergantung platform fintech, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Pinjaman online dari fintech juga menawarkan kemudahan syarat pengajuan pinjamannya yang hanya memerlukan:

    • Mengisi data diri lengkap pada aplikasi pinjaman online
    • Foto diri peminjam
    • Foto KTP Asli
    • Foto NPWP (kalau diperlukan)

Selain syarat di atas, peminjam juga perlu memeriksa legalitas perusahaan fintech terkait melalui website OJK agar terhindar dari praktik penipuan. Pinjam uang di fintech juga harus mengikuti tata cara yang sudah ditetapkan oleh OJK agar tidak terjebak dalam hutang yang memberatkan lho.

Kira-kira, pinjaman mana yang sesuai dengan kebutuhan Sobat Pintar sekarang?


Kalau membutuhkan pinjaman tunai cepat untuk mendukung kebutuhan pribadi, Sobat Pintar bisa mengajukan pinjaman di Kredit Pintar! Prosesnya dijamin praktis dan aman karena Kredit Pintar sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Tunggu apa lagi?

Pinjam Sekarang!

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of