Fintech Peer to Peer Indonesia Hadir di Labuan Bajo

Fintech Peer to Peer Indonesia Hadir di Labuan Bajo

NTT Meski dengan potensi pariwisata yang menjanjikan, Nusa Tenggara Timur merupakan daerah dengan tingkat inklusi keuangan yang masih terbilang rendah. Hal ini yang dilihat oleh fintech peer to peer Indonesia sebagai pendukung peningkatan inklusi keuangan dengan target 75% di tahun 2019.

Demi mencapai target ini, pemerintah mendorong perusahaan fintech peer to peer Indonesia untuk mengenalkan layanannya kepada segmen masyarakat yang selama ini belum memiliki akses ke layanan keuangan konvensional. Besarnya angka masyarakat yang belum memiliki akses perbankan namun sudah punya akses smartphone yang mendasari pemerintah dalam menempatkan fintech peer to peer lending Indonesia sebagai alat untuk mencapai target inklusi keuangan tersebut di tahun 2019.

Sebagai perusahaan fintech peer to peer Indonesia yang tepercaya, PT. Kredit Pintar Indonesia mengajak 3 perusahaan fintech lainnya yaitu PT. Mekar Investama Sampoerna, PT. Alfa Finance Indonesia & PT Kas Wagon Indonesia untuk mengunjungi Labuan Bajo, NTT dalam acara sosialisasi Fintech bertajuk “Peran Tekfin dalam Mendorong Pertumbuhan Inklusi Keuangan”.

Sosialisasi ini bertujuan sebagai pengenalan dan edukasi lebih dalam kepada masyarakat Labuan Bajo mengenai perusahaan fintech peer to peer Indonesia. Dalam acara ini, peserta dapat langsung berinteraksi dengan para pembicara dari Kredit Pintar dan 3 perusahaan lainnya.

Acara yang dilangsungkan di Ballroom Hotel Exotic Komodo, Labuan Bajo pada tanggal 21 September 2018 menghadirkan VP Business Development PT. Kredit Pintar Indonesia Boan Sianipar yang memaparkan materi mengenai pengenalan Fintech peer to peer Indonesia beserta kemudahanya dalam menyalurkan pinjaman cepat tanpa agunan yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan mendesak.

“Kredit Pintar sangat senang bisa hadir di Labuan Bajo untuk dapat ikut serta pada acara sosialisasi ini dan kami berharap acara ini dapat memberikan informasi dan edukasi yang berharga terutama dalam ranah fintech dan P2P Lending, sehingga masyarakat bisa lebih mudah dalam menggunakan layanan keuangan berbasis fintech,” tutur Boan Sianipar.

Artikel ini pertama kali dipublikasikan oleh

 

 

Dan telah disunting ulang untuk keperluan publikasi Kredit Pintar.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of