Daftar Belanja dan Trik untuk Menghemat Belanja Bulanan

Daftar Belanja dan Trik untuk Menghemat Belanja Bulanan

Kamu tim Belanja Bulanan atau Belanja Harian (atau belanja ketika butuh)?

Dalam belanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ada pertanyaan yang terus berputar di masyarakat: mana sih yang lebih hemat, belanja bulanan atau belanja harian (atau ketika membutuhkan)?

Jawabannya: belanja bulanan.

Kok bisa? Kalau dilihat dari permukaan, dengan belanja bulanan Sobat Pintar bisa menghemat biaya transportasi dibandingkan belanja harian.

Belanja bulanan juga meminimalisir keinginan kita untuk membeli barang yang seharusnya tidak diperlukan.

Kecenderungan banyak orang nih, malu kalau belanja di swalayan dengan hanya membeli satu barang saja. Akhirnya, membeli barang lain yang nggak dibutuhkan.

Tapi, bukan berarti Sobat Pintar harus benar-benar meninggalkan belanja harian.

Belanja harian masih bisa dilakukan sebatas untuk memenuhi konsumsi makanan harian jika Sobat Pintar lebih memilih untuk memasak di rumah. Makanan sehari-hari harus selalu dalam kondisi fresh, kan?

Nah, belanja bulanan dilakukan untuk membeli barang-barang yang bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama.

Apa aja sih barang-barang yang bisa dibeli ketika belanja bulanan, dan apa triknya dalam menghemat pengeluaran saat belanja bulanan?

Beras

Biasanya setiap keluarga memiliki preferensi beras masing-masing. Ada yang lebih suka beras premium kemasan 5kg atau beras karung 25kg. Alasannya pun macam-macam, ada yang lebih suka beras premium ukuran 5kg karena rasanya, ada yang lebih suka beras karung 25kg karena dirasa lebih hemat.

Sekarang juga ada beras sachet yang dikeluarkan oleh bulog berukuran 200 gram seharga Rp. 2.500 per sachet. Beras kemasan ini bisa tampak lebih praktis karena untuk sekali masak bisa dihitung menggunakan berapa sachet. Namun setelah dihitung, beras sachet justru lebih mahal daripada beras kemasan 5kg.

Praktis sih, tapi lebih boros!

Telur

Telur merupakan komoditas lain yang bisa disimpan dalam waktu lama. Jika disimpan dalam kulkas, telur bisa bertahan 4-5 minggu setelah tanggal packing, atau 3 minggu setelah pembelian. Sementara jika tidak disimpan dalam kulkas, telur hanya bisa bertahan 2-3 minggu saja. Yang perlu diingat adalah jika telur sudah disimpan dalam kulkas, telur tersebut harus tetap di dalam kulkas sampai akan dimasak. Resiko jika telur yang sudah disimpan dalam kulkas dikeluarkan adalah kontaminasi bakteri Salmonella yang terjadi pada telur hanya dalam kurun waktu 72 jam, atau 3 hari setelah telur keluar dari kulkas.

Buah dan sayur yang bisa disimpan dalam waktu lama

Meskipun terdengar sedikit kontroversial, membeli buah dan sayur dan menyimpannya dalam kulkas juga bisa membantu menghemat pengeluaran. Buah yang bisa disimpan di kulkas dalam waktu lama adalah apel. Apel bisa bertahan 3-4 minggu di dalam kulkas, lebih lama dibanding jeruk yang hanya bertahan 2-3 minggu di dalam kulkas.

Untuk sayuran, wortel bisa bertahan sampai 4 minggu di dalam kulkas. Simpan di dalam kantong plastik untung menghindari wortel jadi layu.

Keperluan pribadi lain

Barang-barang seperti pasta gigi, deodoran, dan sabun memang sebaiknya tersedia dalam jumlah banyak di rumah. Barang-barang tersebut tidak bisa dihitung kapan habisnya, jadi menyetok komoditas tersebut merupakan langkah yang bijak.

Untuk menghemat pengeluaran saat belanja bulanan ada trik yang bisa Sobat Pintar praktikkan:

  1. Bandingkan harga

Harga produk yang sama di supermarket dan di pasar tradisional tentunya berbeda.

Jika ingin benar-benar menghemat pengeluaran untuk belanja, pastikan Sobat Pintar sudah membandingkan harga barang di beberapa tempat. Seperti di supermarket, minimarket, dan pasar tradisional.

Biasanya, pasar tradisional menawarkan harga yang paling rendah. Meski demikian, tak jaran minimarket, supermarket dan platform eCommerce menawarkan diskon yang lumayan.

  1. Tawar jika memungkinkan

Jika Kamu belanja di pasar tradisional, Kamu juga bisa menawar untuk mendapatkan harga barang yang diinginkan.

Meski demikian, pastikan barang yang Kamu beli dalam kondisi yang baik.

Selain itu, meskipun pembeli itu raja, tawarlah dengan harga yang manusiawi, ya!

  1. Buat daftar belanja dan simpan bukti belanja

Daftar belanja perlu dipersiapkan sebelum pergi berbelanja.

Kamu perlu bikin daftar barang apa saja yang ingin Kamu beli saat berbelanja kebutuhan bulanan.

Buat serinci mungkin, mulai dari jenis barang, merek, dan kuantitas yang Kamu butuhkan.

Setelah belanja, Kamu juga perlu menyimpan struk belanja. Fungsinya untuk memudahkanmu dalam melacak pengeluaran setelah berbelanja.

  1. Manfaatkan promo dan diskon

Selain berburu kebutuhan, dalam belanja keperluan bulanan Kamu juga harus berburu promo dan diskon.

Beberapa pusat perbelanjaan biasanya mengadakan promo rutin. Seperti cuci gudang, potongan harga khusus produk tertentu, beli satu gratis satu, dan promo lainnya.

Di minimarket juga biasanya menyediakan brosur potongan harga bulanan khusus member yang bisa Kamu manfaatkan demi menghemat pengeluaran belanja bulanan!

Jika Kamu membayar dengan e-money, biasanya akan banyak promo seperti cashback maupun potongan harga.

Meskipun belanja bulanan lebih hemat dari belanja harian, cara belanja ini datang dengan konsekuensinya sendiri. Belanja bulanan memerlukan dana awal yang tidak sedikit.

Kalau butuh dana untuk belanja bulanan, bisa coba pinjaman online dari Kredit Pintar!

Tidak perlu keluar rumah, cukup melalui smartphone dana bisa cair ke rekening.

Butuh pinjaman dana untuk belanja bulanan? Ajukan aja pinjaman di Kredit Pintar dan buktikan proses pengajuan pinjaman yang cepat, aman dan nyaman!

Pinjam Sekarang!

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of