Pahami Bedanya Masalah Keuangan Dahulu dan Sekarang, Yuk!

“Lain dulu lain sekarang” sepertinya makin relevan untuk digunakan dalam konteks membandingkan hal yang ngetren sekarang dengan jaman dulu. Kemajuan teknologi yang memudahkan kehidupan di era sekarang, dibandingkan dengan dulu yang terhitung berbelit-belit, contohnya bila ingin mengirim uang harus ke kantor pos untuk pakai wesel, sekarang transfer uang bisa melalui smartphone masing-masing. Perkembangan jaman ini secara langsung juga mengakibatkan perubahan pola pikir kita. Banyak pemikiran jaman dahulu yang tidak bisa diaplikasikan sekarang. Nah, hal ini pun menimbulkan perbedaan masalah keuangan yang dihadapi.

Apa aja sih beda masalah keuangan dulu dan sekarang?

 

  • Minat investasi properti menurun

Jika Sobat Pintar punya kakek atau nenek yang bercerita bahwa mereka punya tanah yang luas, beruntunglah kalian. Berbeda dengan dahulu, sekarang untuk mencari tanah dan properti murah pun semakin sulit. Akibatnya harga tanah dan properti makin mahal, dan minat untuk berinvestasi tanah pun semakin menurun. Selera perumahan pun juga berubah sekarang, dari rumah horizontal (rumah biasa) jadi rumah vertikal (apartemen). Pasalnya, harga rumah horizontal pun mengalami kenaikan yang signifikan.

 

  • “Banyak anak, banyak rezeki”

Slogan jaman dulu yang mengatakan kalau banyak anak berarti banyak rezeki sudah berubah. Di jaman sekarang, banyak anak berarti harus banyak tabungan. Biaya hidup dan biaya pendidikan semakin meningkat. Sehingga slogan tersebut pun tidak bisa mentah-mentah diaplikasikan.

 

  • Belanja fisik vs belanja online

Jika dahulu belanja harus capek-capek ke toko atau pasar, sekarang belanja bisa lewat smartphone aja lho! Meskipun era awal kemunculan e-commerce banyak yang masih meragukan layanannya, namun sekarang belanja online sudah jadi kebiasaan. Kemudahan ini menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku konsumtif yang tak jarang malah memunculkan masalah keuangan yang lain yaitu merugikan kondisi keuangan pribadi.

 

  • Pinjaman offline vs pinjaman online

Seiring dengan kemajuan jaman, layanan keuangan juga sudah bisa diakses dalam genggaman. Layanan pinjaman offline atau pinjaman dari bank hingga rentenir pun sudah dipermudah dengan layanan pinjaman online melalui fintech. Namun perlu hati-hati juga mengajukan pinjaman online. Karena tidak jarang banyak yang terbuai dengan kemudahannya sehingga tidak mempertimbangan aspek produk pinjaman dan aspek kemampuan finansial pribadi.

 

Perkembangan jaman ini menuntut sikap bijak dari Sobat Pintar dalam menyiasati berbagai persoalan yang akan dihadapi, terutama dalam hal perencanaan keuangan yang efektif. Nah, kalau Sobat Pintar ingin mengajukan pinjaman online, perlu cermat sebelum mengajukannya supaya tidak memberatkan di kemudian hari. Selain itu, aspek keamanan platform pinjaman online juga menjadi keharusan sebelum mengajukan pinjaman.   

 

Kredit Pintar datang sebagai salah satu platform pinjaman online yang memenuhi kriteria tersebut. Yuk, ajukan aja pinjaman di Kredit Pintar dan buktikan proses pengajuan pinjaman yang cepat, aman dan nyaman! Download aplikasinya di http://m.onelink.me/bc321b22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *