Beli Barang Bekas? Daripada ZONK, Mari Ketahui Dulu Untung dan Ruginya

Sudah awal bulan nih, Sobat Pintar. Gaji sudah ada di tangan. Sobat Pintar pasti juga sudah memiliki perencanaan keuangan bulan ini. Dari bayar cicilan, bayar kos, sampai beli barang yang sudah diincar. Tapi setelah dipikir-pikir, bakal boros banget nih kalau beli barang baru. Nah, salah satu opsi untuk berhemat namun masih dapat barang yang diinginkan adalah membeli barang bekas.

Sebelum Sobat Pintar membeli barang bekas, ketahui dulu keuntungan dan kerugian beli barang bekas:

Keuntungan

  • Harga Miring

Alasan utama beli barang bekas adalah harganya yang lebih murah, bahkan bisa jauh ada di bawah barang baru. Ada kalanya perbedaan harganya tidak membantu Sobat Pintar untuk berhemat. Namun, seringkali harga yang ditawarkan membuat kita sulit untuk berkata tidak. Harga yang ditawarkan bisa sangat miring, sampai berkali lipat dibawah harga barang yang baru.

  • Keringanan Finansial

Ingat! Prioritas utama Sobat Pintar bukanlah untuk membeli barang tersebut. Biaya hidup sebulan kedepan masih harus ditanggung. Sehingga membeli barang bekas merupakan langkah yang bijak demi menyelamatkan kondisi keuangan bulanan. Yang terpenting, barang tersebut masih berfungsi dengan baik, kan?

  • Baik untuk Lingkungan

Satu keuntungan yang jarang sekali disadari adalah manfaat untuk lingkungan. Dengan membeli barang dalam kondisi bekas, Sobat Pintar sudah berkontribusi pada lingkungan karena barang bekas tidak memiliki kemasan yang harus dibuang.

Kerugian

  • Ketahanan barang

Kekhawatiran semua orang ketika membeli barang bekas adalah barang tersebut awet atau tidak. Memang sih, tidak ada jawaban yang pasti. Semua tergantung pada kondisi barang saat dibeli dan perlakuan Sobat Pintar terhadap barang tersebut. Takutnya, barang tersebut hanya bertahan sebentar yang mengakibatkan Sobat Pintar harus keluar uang lagi untuk beli barang pengganti.

  • Tidak ada garansi

Jarang ada barang bekas yang dijual masih memiliki masa garansi. Kalau pun masih bergaransi, kemungkinan hanya tersisa satu atau dua bulan saja. Sehingga risiko kerusakan benar-benar ditanggung Sobat Pintar.  

  • Asal barang tidak diketahui

Ini risiko yang paling menyeramkan dalam membeli barang bekas. Sobat Pintar tidak tahu pasti asal barang tersebut. Apakah barang tersebut memang benar-benar milik si penjual, atau jangan-jangan…

Jangan sampai, deh!

 

Menimbang Keuntungan dan Kerugian

Setiap pilihan pasti memiliki konsekuensinya masing-masing. Apakah Sobat Pintar mau membeli barang dalam kondisi bekas? Atau berubah pikiran dan ingin membeli yang baru saja? Kedua pilihan tersebut tidak ada yang salah kok. Nah, kalau Sobat Pintar butuh pinjaman uang untuk membeli barang yang diinginkan baik baru maupun bekas, ajukan aja pinjaman ke Kredit Pintar! Keuntungan yang bisa dirasakan adalah kemudahan dalam mengajukan pinjaman. Hanya butuh foto KTP, uang bisa cair ke rekening dibawah 60 menit lho.

 

Tunggu apa lagi? Buktikan kemudahan, kenyamanan, dan tentunya keamanan pinjaman di Kredit Pintar dan nikmati manfaatnya sekarang juga! Download aplikasinya di http://m.onelink.me/bc321b22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *