Mengubah Kebiasaan Jelek dalam Mengatur Kondisi Keuangan

Selama ini kondisi keuangan Sobat Pintar memiliki anggaran pemasukan rutin, tetapi entah bagaimana Sobat Pintar akhirnya menghabiskan lebih banyak uang setiap bulan dari yang Sobat Pintar rencanakan? Faktanya adalah, Sobat Pintar tidak memiliki pemahaman yang baik tentang pengaturan atau manajemen keuangan, dan telah mengambil beberapa langkah salah.

Menyingkirkan kebiasaan negatif dalam mewujudkan kondisi keuangan yang sehat dan menggantinya dengan kebiasaan yang bertanggung jawab secara finansial, dapat membantu Sobat Pintar menciptakan stabilitas keuangan. Berikut adalah beberapa contoh bagaimana pengaturan keuangan yang bisa dicontoh untuk mewujudkan kondisi yang ideal.

 

Alokasikan “Dana Tunjangan” Pribadi

Ingat ketika Sobat Pintar masih kecil dan orang tua Sobat Pintar memberi uang saku mingguan? Sobat Pintar bebas melakukan apa pun yang diinginkan dengan uang itu, tetapi setelah itu uang saku hanya bisa diterima pada minggu depannya. Coba mulau terapkan pendekatan keuangan yang sama ke kehidupan Sobat Pintar.

Mungkin Sobat Pintar telah menganggarkan Rp 200.000 per minggu untuk makan di luar, tetapi selalu berakhir menghabiskan lebih banyak. Dapatkan kembali kontrol keuangan yang baik dengan memasukkan Rp 200.000 saja dalam dompet Sobat Pintar tiap Senin pagi. Sobat Pintar tidak lagi dapat menggunakan kartu debit atau kartu kredit untuk membayar makanan tersebut. Setelah uang tunai habis, bawa saja bekal dari rumah agar tidak mengeluarkan dana tambahan selama sisa hari dalam seminggu.

 

Selalu Buat Daftar Belanja

Jika Sobat Pintar perlu pergi berbelanja apa saja dari makanan ke pakaian, siapkan daftar belanja sebelumnya. Tidak peduli ada barang semenarik apapun di toko, Sobat Pintar harus membeli barang yang ada di daftar saja. Mungkin sulit untuk melewatkan membeli hal-hal yang menarik di toko dan ada promo yang murah, tetapi Sobat Pintar tidak membutuhkannya.

 

Penuhi Kebutuhan Utama Dahulu

Anggaran Sobat Pintar harus mencakup semua hal penting, sebelum keinginan pribadi yang cenderung tidak penting. Itu berarti Sobat Pintar memiliki jumlah yang cukup disisihkan untuk makanan, biaya tempat tinggal, utilitas, dan asuransi setiap bulannya. Berkomitmen untuk menempatkan persentase dari pendapatan bersih Sobat Pintar dalam tabungan bukanlah hal yang buruk untuk ditambahkan ke daftar pengaturan keuangan.

Jika Sobat Pintar menginginkan televisi baru, itu bagus. Tapi usahakan jangan langsung membelinya, sisihkan pendapatan untuk membelinya daripada menggunakan kredit toko atau kartu kredit. Sobat Pintar benar-benar akan lebih bangga jika membelinya dengan cara tersebut.

 

Kebiasaan pengaturan keuangan yang buruk harus diidentifikasi dulu. Selain menabung dan mengikuti pendanaan, Sobat Pintar bisa mengajukan pinjaman cepat online untuk men-support kebutuhan pribadi. Ajukan aja pinjaman di Kredit Pintar dan buktikan proses pengajuan pinjaman yang cepat dan nyaman! Download aplikasinya di http://m.onelink.me/bc321b22.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *