Sebentar lagi bulan puasa tiba, dan tentunya banyak orang yang ingin beribadah lebih dengan menjalankan amalan-amalan agama demi investasi di surga kelak. Puasa di bulan Ramadhan bagi umat muslim merupakan ibadah dengan cara berpantang dari makanan, minuman, dan hawa nafsu. Bentuk ibadah ini dipercaya dapat memberikan berkah yang berlipat ganda di masa yang akan datang. Konsep yang mirip dengan investasi, kan?

Bila ditelisik lebih jauh, investasi bisa dianggap berpuasa, dalam artian berpuasa mengendalikan uang dan membatasi tingkat konsumtif supaya hidup Sobat Pintar tidak kesusahan di masa depan. Kedua hal tersebut juga mendatangkan kebaikan dalam berbagai hal, mencakup kehidupan sosial, ekonomi, dan sebagainya.

Nah, inilah beberapa sudut pandang hikmah berpuasa dari sudut pandang investasi:

1. “Menahan Diri” dalam Segala Hal

Seperti puasa yang menahan diri dari hawa nafsu, Sobat Pintar juga diharuskan menahan diri untuk menggunakan uang untuk disisihkan untuk masa depan.

Puasa yang disebut juga sebagai sarana menabung pahala, bisa dipandang seperti investasi yang juga usaha untuk ‘menanam benih’ yang akan berbuah di tahun-tahun mendatang. Lalu gimana sih caranya untuk menahan diri dari berbagai godaan untuk lebih konsumtif?

Godaan menjelang momen lebaran memang banyak, apalagi diskon di sana-sini. Sobat Pintar harus pintar mengutamakan skala prioritas dan menyisihkan hal yang tidak diperlukan.

2. Menghemat Konsumsi Harian

Kedua, dengan berpuasa tentunya Sobat Pintar bisa lebih hemat dalam urusan konsumsi harian. Pada bulan puasa, Sobat Pintar hanya boleh makan saat sahur dan berbuka dan itu artinya bisa menghemat hingga Rp 25.000 setiap harinya. Bayangkan saja kalau satu bulan penuh berarti Sobat Pintar menghemat kurang lebih sebesar Rp 750.000.

Supaya memberikan keuntungan di masa depan, Sobat Pintar juga dapat mengalokasikan sebagian uang untuk disimpan, lho!

3. Komitmen

Sobat Pintar perlu mengetahui bahwa investasi merupakan sebutan dalam bidang ekonomi yang berkaitan dengan pengumpulan dana dengan harapan memperoleh keuntungan di masa mendatang. Investasi kerap disebut juga sebagai penanaman modal, lho.

Jadi, puasa sebagai investasi intinya adalah saat berpuasa, Sobat Pintar bisa menghemat anggaran dan mulai investasi.

Tentunya, Sobat Pintar mendapatkan tunjangan hari raya di bulan Ramadhan. Nah, dari THR yang diterima, Sobat Pintar bisa menyisihkan setidaknya 10% dari THR untuk diinvestasikan.

Jadi bagaimana Sobat Pintar? Semoga analogi di artikel ini bisa memenuhi pemahaman Sobat Pintar tentang pentingnya berinvestasi untuk masa depan. Selamat menyambut bulan Ramadhan, Sobat Pintar!

Ingin mulai berinvestasi agar mendapatkan kebebasan finansial di masa depan? Investasikan uang Sobat Pintar di Kredit Pintar dan buktikan proses investasi yang simpel, aman, dan nyaman! Kunjungi website-nya di kreditpintar.com